Minggu, 09 Oktober 2016

Berpisah dengan teman-teman masa SD, SMP, dan SMA

Haaaai... ane adalah admin blog baru ini yang baru dibuka pada hari ini dan tahun ini gua disini mau menjelaskan gimana gua berpisah dengan teman-teman SD, SMP, dan SMA gua karena memilih sekolah yang berbeda dengan mereka. Mungkin ane adalah satu dari banyaknya orang yang selalu memilih untuk bersekolah di tempat yang nggak ada temannya. Soalnya kata mama dan papa gua gak akan berkembang kalau hanya mau mengenal orang yang itu-itu aja. Gua harus berkenalan dengan orang baru. Memang sulit untuk berkenalan dengan orang baru karena belum kenal (ya iyalah!) tapi itu bukan berarti gua melupakan teman-teman lama gua di SD, SMP, dan SMA. Sekarang gua dan mereka jarang berkomunikasi karena mereka juga sibuk kuliah dan sebagian kerja (belum ada yang nikah sih) Awalnya sih pas gua memilih untuk ke SMP yang berbeda sama teman-teman gua, mereka sedih. Tapi gua jelasin alasannya yang memang pas itu gua harus pindah rumah yang jauh dari mereka. Hasilnya ya kalau andaikan mereka satu sekolah ramai-ramai, gua beda sendiri Terus pas gua SMP, gua berkenalan sama teman baru sebut aja D, S, sama R. kita berempat dekaaat banget. sampai pas kita lulus dari SMP mereka pilih SMA yang sama, dan gua memilih yang berbeda bedanya sama teman-teman SD gua yang cuma sedih, kalau si D marah. Dia kesal gua gak ambil SMA yang sama dengan mereka. Tapi kalau si S dan R pasrah aja dan kita janjian bakalan terus berhubungan lewat media sosial dan ketemuan kalau ada waktu Sampai akhirnya gua SMA. di sini gua berkenalan yang kita sebut aja mereka J, F, N, sama G. Gua juga dekat sama mereka, tapi setelah kita lulus, akhirnya gua memutuskan untuk mengambil universitas negeri yang sama dengan mereka. Gua nggak memilih jurusan yang sama dengan mereka, tapi gua ambil jurusan yang berbeda tapi kampusnya sama kayak pilihan mereka berempat Akhirnya gua dan mereka menjalani ujian yang kita sebut SBMPTN buat dapat negeri. Pas hasilnya keluar gua ditolak di kampus itu dan 2 kampus negeri pilihan gua dan mereka. yang berhasil dapat negeri cuma J sama F. Ortu ngelaramg gua ikut ujian mandiri, jadikan sekarang gua memilih swasta. sedangkan N dan G memilih untuk mengambil jalur ujian mandiri. Entah ini karma atau apa sekarang ketika gua mau barengan ama mereka gua gak bisa (hahahaha) Emang sih gua sedih gak bisa ketemu sama mereka yang dari SD, SMP, dan SMA. Sekarang karena kami semua kuliah dan sebagian kerja, kami jarang ketemu bahkan berkomunikasi lewat media apapun. Tapi sisi positifnya gua ketemu sama orang-orang baru yang berbeda dengan mereka, dan benar kata mama dan papa gua, kita nggak akan berkembang kalau cuma kenal sama orang yang itu-itu aja. Setidaknya dengan mengenal teman baru kita tidak hanya bisa berkembang, tapi juga mengenal betapa luasnya dunia pergaulan yang nggak harus selalu satu geng dengan orang yang sama dengan kita Jadi itulah penjelasan gua tentang berpisahnya gua dengan teman-teman SD, SMP, dan SMA gua. Dibilang sedih sih iya, kalau menyesal juga nggak